Kritik Terhadap Aspek Prosedural dan Keadilan Penerapan Restitusi Dalam Putusan Hakim Nomor 254/Pid.Sus/2023/PN Jkt.Sel
Main Article Content
Abstract
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
“The Utilisation of Scientific Crime Investigation Methods and Forensic Evidence in the Criminal Investigation Process in Indonesia.†Egyptian Journal of Forensic Sciences 15, no. 1 (2025): 39. https://doi.org/10.1186/s41935-025-00456-y.
Ahmad A.K. Muda. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Reality Publisher, 2006.
Ashady, S., and Almau Dudy A. “Prinsip Plurium Litis Consortium: Bagaimana Parameternya dalam Gugatan Wanprestasi: Analisis Putusan Pengadilan Negeri Selong Nomor 117/Pdt.G/2024/PN Sel.†Jurnal Kompilasi Hukum 10, no. 1 (2025): 217–232. https://doi.org/10.29303/jkh.v10i1.234.
Ashady, S., and Dudy A. A. “Dakwaan Jaksa Penuntut Umum dalam Perspektif Pemenuhan Hak Korban Kekerasan: Analisis Konstruksi Dakwaan dalam Putusan Nomor 254/Pid.Sus/2023/PN Jkt.Sel.†Jurnal Risalah Kenotariatan 6, no. 1 (2025): 216–227. https://doi.org/10.29303/risalahkenotariatan.v6i1.349.
Eddy O.S. Hiariej. Prinsip-Prinsip Hukum Pidana. Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka, 2016.
Heather Strang and John Braithwaite. Restorative Justice: Philosophy to Practice. Aldershot-Burlington, USA–Singapore–Sydney: Ashgate Dartmouth, 2000.
Irsan Arief. Memahami Kesalahan Penyusunan Surat Dakwaan (Studi Kasus 25 Perkara Pidana). Edisi Revisi. Jakarta Pusat: Mekar Cipta Lestari.
Jan Remmelink. Hukum Pidana: Komentar atas Pasal-Pasal Terpenting dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Belanda dan Padanannya dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2003.
Leonard, T. “Pembaharuan Sanksi Pidana Berdasarkan Falsafah Pancasila dalam Sistem Hukum Pidana di Indonesia.†Yustisia 5, no. 2 (2016): 468–483.
Lugianto, A. “Rekonstruksi Perlindungan Hak-Hak Korban Tindak Pidana.†Masalah-Masalah Hukum 43, no. 4 (2014): 553–559.
Mahkamah Agung. “Perlindungan Korban dalam Sistem Peradilan Pidana Ditinjau dari Perspektif Restoratif Justice.†Accessed July 17, 2024. https://bldk.mahkamahagung.go.id/id/puslitbang-id/dok-keg-puslitbang-id/731-perlindungan-korban-dalam-sistem-peradilan-pidana-ditinjau-dari-perspektif-restoratif-justice.html.
Ramdlon Naning. Himpunan Perangkat Peraturan Perundang-undangan Pelaksanaan KUHAP. Yogyakarta: Liberty, 1984.
Soediro, S. “Perbandingan Sistem Peradilan Pidana Amerika Serikat dengan Peradilan Pidana di Indonesia.†Kosmik Hukum 19, no. 1 (2019). https://doi.org/10.30595/kosmikhukum.v19i1.4083.
Theodora Syah Putri. Upaya Perlindungan Korban Kejahatan. Jakarta: UI Press, 2006.
Wijayati, M., Abdullah, I., White, S., Rosadi, A., Yamin, A., and Larasati, Y. G. “Justice Brokers: Women’s Experiences with Injustice and Dependence in the Divorce Process.†Cogent Social Sciences 7, no. 1 (2021). https://doi.org/10.1080/23311886.2021.1966208.
Yahya Harahap. Pembahasan Permasalahan dan Penerapan KUHAP. Vol. I. Jakarta: Sinar Grafika, 1997.