Perlindungan Hak Nelayan Pesisir Dalam Perspektif Hukum Progresif, Mendorong Keadilan Sosial Dalam Tata Kelola Perairan Indonesia
Main Article Content
Abstract
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Amiruddin, S. “Jaringan Sosial Pemasaran pada Komunitas Nelayan Tradisional Banten.” Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture 6, no. 1 (2014): 13.
Atmaja, S. B., dan D. Nugroho. “Upaya-Upaya Pengelolaan Sumber Daya Ikan yang Berkelanjutan di Indonesia.” Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia 3, no. 2 (2017): 105–113.
Chikmawati, N. F. “Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Indonesia (Dalam Perspektif Perlindungan Hukum bagi Hak-Hak Ekonomi Masyarakat Tradisional).” Jurnal ADIL 4, no. 2 (2019): 127–142.
Fitriansah, H. “Keberlanjutan Pengelolaan Lingkungan Pesisir Melalui Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kwala Lama Kabupaten Serdang Bedagai.” Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota 8, no. 4 (2012): 357.
Handajani, H., R. Relawati, dan E. Handayanto. “Peran Gender dalam Keluarga Nelayan Tradisional dan Implikasinya pada Model Pemberdayaan Perempuan di Kawasan Pesisir Malang Selatan.” Jurnal Ilmu Pertanian (JIP) 1, no. 1 (2016): 74.
Jaelani, A. Q. “Illegal Unreported and Unregulated (IUU) Fishing: Upaya Mencegah dan Memberantas Illegal Fishing dalam Membangun Poros Maritim Indonesia.” Supremasi Hukum: Jurnal Kajian Ilmu Hukum 3, no. 1 (2014): 34.
Kusnadi. Akar Kemiskinan Nelayan. Jakarta: LKIS, 2006.
Lasabuda, R. “Pembangunan Wilayah Pesisir dan Lautan dalam Perspektif Negara Kepulauan Republik Indonesia.” Platax 1, no. 2 (2013): 106–109.
Mahmud, A., A. Satria, dan R. A. Kinseng. “Zonasi Konservasi untuk Siapa? Pengaturan Perairan Laut Taman Nasional Bali Barat.” Jurnal Sosiologi Pedesaan 4, no. 1 (2016): 6.
Martuti, N. K. T., S. Susilowati, W. A. B. N. Sidiq, dan D. P. Mutiatari. “Peran Kelompok Masyarakat dalam Rehabilitasi Ekosistem Mangrove di Pesisir Kota Semarang.” Jurnal Wilayah dan Lingkungan 6, no. 2 (2018): 114.
Puspita, M. “Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut: Hukum Adat Laot dan Lembaga Panglima Laot di Nanggroe Aceh Darussalam.” Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan 3, no. 2 (2017): 71.
Rahardjo, Satjipto. Hukum Progresif: Sebuah Sintesa Indonesia. Jakarta, 2009.
Rustam, I. “Tantangan ALKI dalam Mewujudkan Cita-Cita Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.” Jurnal Ilmu Pemerintahan: Kajian Ilmu Pemerintahan dan Politik Daerah 1, no. 1 (2016): 28.
Sabaruddin Sinapoy, M. “Kearifan Lokal Masyarakat Adat Suku Moronene dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.” Holistic Review (Journal of Management, Social Sciences and Humanities) 2, no. 2 (2018): 116.
Sugandi, D., dan N. Trianawati Sugito. “Urgensi Penentuan dan Penegakan Hukum Kawasan Sempadan Pantai.” Jurnal Geografi Pendidikan 8, no. 2 (2016): 84.
Suryadi, A. M., dan Sufi S. “Strategi Pemberdayaan Masyarakat Nelayan dalam Peningkatan Kesejahteraan Nelayan (Studi di Kantor Camat Muara Batu Kabupaten Aceh Utara).” Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis 2, no. 2 (2019): 123.
Syafrini, D. “Nelayan vs Rentenir: Studi Ketergantungan Nelayan terhadap Rentenir pada Masyarakat Pesisir.” Jurnal Mamangan 3, no. 2 (2015): 48.
Syarifudin, T. Y., T. P. Alfath, dan S. Hadi. “Perlindungan Hak Asasi Manusia dalam Reklamasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.” Law and Legal Review 2, no. 2 (2018): 163.
Tampubolon, D. “Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Kabupaten Kepulauan Meranti.” Jurnal Sorot 8, no. 2 (2013): 129.
Trinanda, T. C. “Pengelolaan Wilayah Pesisir Indonesia dalam Rangka Pembangunan Berbasis Pelestarian Lingkungan.” Jurnal Manajemen Pemerintahan 1, no. 2 (2017): 77–78.
Triyanti, R., dan M. Firdaus. “Tingkat Kesejahteraan Nelayan Skala Kecil dengan Pendekatan Penghidupan Berkelanjutan di Kabupaten Indramayu.” Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan 11, no. 1 (2016): 69.
Wisnu Saputra, I. P., dan A. H. Awaluddin Hasrin. “Dekonstruksi Ideologi Feminisme pada Kehidupan Perempuan Pesisir Pantai Hyatt, Sanur-Bali.” Jurnal Paradigma: Jurnal Kajian Budaya 3, no. 2 (2022): 113–116.
Wulan, Y. C., Y. Yasmi, C. Purba, dan E. Wollenberg. Analisa Konflik: Sektor Kehutanan di Indonesia 1997–2003. Bogor: Center for International Forestry Research (CIFOR), 2004.
Yusuf, N. R. “Kewenangan Pemerintah Daerah terhadap Zonasi Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Provinsi Kalimantan Utara.” Borneo Law Review 3, no. 2 (2019): 149.