Formulasi Kebijakan Praperadilan Dalam Sistem Peradilan Di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.29303/risalahkenotariatan.v6i2.405Keywords:
kebijakan; praperadilan; peradilanAbstract
Praperadilan bertujuan untuk mencegah pelanggaran hak asasi manusia pada diri tersangka/terdakwa dalam proses pemeriksaan ditingkat penyelidikan, penyidikan dan penuntutan. Melalui mekanisme praperadilan memberikan kesempatan untuk mengoreksi dan mencegah ketidakadilan yang mungkin terjadi selama proses hukum. Praperadilan menjadi mekanisme yang sangat penting dalam sistem peradilan yang berfungsi dengan baik dan menghormati hak-hak individu. Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi pertanyaan tentang pengaturan praperadilan menurut sistem hukum Indonesia Dan bentuk perluasan ruanglingkup prapradilan pasca putusan mahkamah konstitusi. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini yaitu penelitian normative. Adapun hasilnya yaitu dasar hukum praperadilan diatur dalam Pasal 77 sampai dengan Pasal 83 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana dan Dalam perkebangan hukum saat ini pasca 4 putusan mahkamah konstitusi tentang prapradilan telah memperluas ruanglingkup prapradilan seperti halnya penetapan tersangka, diakuinya kedudukan penyidik independen KPK, gugurnya permohonan praperadilan setelah berkas dikirim dan telah dimulai sidang pokok perkara serta kewajiban menyerahkan SPDP.References
Andi Akbar, dkk, Kepastian Hukum Pra Peradilan Penetapan Tersangka Dalam Sistem Peradilan Pidana Di Indonesia, Jurnal Studi Interdisipliner Perspektif, Volume 23Nomor 1, 2023, hlm. 1-10
Diyaul Hakki, dkk, Kepastian Yuridis Pancasila Sebagai Staats Fundamental Norm Dalam Negara Hukum Republik Indonesia, Volume 28 Nomor 7, 2022, hlm. 4158-4177
H. Suyanto., Hukum Acara Pidana., zifatama Jawara, sidoarjo, 2018, Hlm. 165
Hwian Christianto, Arti Penting Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan: Kajian Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 130/PUU-XIII/2015, Arti Penting Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan: Kajian Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 130/PUU-XIII/2015, hlm. 170-191
Johnny Ibrahim, Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif (Malang: Banyumedia Publishing, 2006), 46.
Lilik Mulyadi, Teori Hukum Pembanguan Dari Prof. Dr.Mochtar Kusumaatmadja, SH.,LLM Sebuah Kajian Deskriftif Analitis, diakses melalui https://www.pn-lhoksukon.go.id/content/artikel/page/1/201706121130331667100795593e18e9240d4.html?utm_source=chatgpt.com#tabs|Tabs_Group_name:tabLampiran
Luhut M.P. Pangaribuan, hukum acara pidana. Cet. Ke-1, Jakarta, djambatan, 2013, hlm 76
Marcelino H. Gozali, dkk, Upaya Paksa Dalam Proses Peradilan Pidana, Lex Administratum, Vol. VIII,No. 4, hlm. 149-158
Ninni Feiny Himpede, dkk., Kajian Hukum Kewenangan Penuntut Umum Dalam Proses Praperadilan Di Indonesia, Lex Privatum-Jurnal Fakultas Hukum Unsrat, Vol. 16 No. 1, 2025
Peter Mahmud Marzuki, Penelitian Hukum Edisi Revisi (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2014), 41-90.
Ramiyanto, Sah Atau Tidaknya Penetapan Tersangka Sebagai Objek Gugatan Praperadilan, Jurnal Yudisial Vol. 8 No. 2 Agustus 2015, Hlm. 167 - 189
Ramsen Marpaung dan Tristam Pascal Moeliono, Perbandingan Hukum antara Prinsip Habeas Corpus dalam Sistem Hukum Pidana Inggris dengan Praperadilan dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia, Jurnal Wawasan Yuridika, Vol. 5 No. 2. 2021. hlm. 224-248
Tumian Lian Daya Purba, “Praperadilan Sebagai Upaya Hukum Bagi Tersangka,†Papua Law Journal 1, no. 2 (2017):
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945
Undang-undang nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia
Undang-Undang Nomor 8 tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana
Windah Moonti1 dan Roy Marthen Moonti, Efektivitas Praperadilan dalam Membatalkan Penetapan Tersangka, TERANG: Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan HukumVolume 2 Nomor. 2 Juni 2025. Hlm. 297-311
Yahman., pengantar hukum acara pidana, jawa timur, 2021, cv. Penerbit qiara media
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Zahratul'ain Taufik, Muhammad Rosikhu, Suntarajaya Kwangtama Tekayadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

